Resiko pada
Kesehatan
Semua bentuk tembakau adalah bersifat adiksi (candu)
dan mematikan. Kesimpulan dari bukti-bukti ilmiah menyatakan bahwa para perokok
berhadapan dengan peningkatan resiko kematian dari berbagai macam jenis kanker
(khususnya kanker paru-paru), penyakit jantung, strok, emfisema dan penyakit
yang fatal maupun yang tidak fatal lainnya. Cerutu, pipa, shisha, dan perokok
lintingan menderita dan memiliki konsekuensi yang sama dengan perokok biasa.
Mereka yang mengunyam tembakau menghadapi peningkatan resiko kanker di daerah
sekitar mulut, khususnya di bibir, lidah, serta tenggorokan.
Perempuan dan anak-anak menderita tambahan resiko
kesehatan dari merokok. Merokok selama kehamilan merupakan hal yang berbahaya
bagi ibu dan janin, dan akan mengakibatkan masalah perkembangan yang membayangi
anak-anak di seluruh aspek kehidupannya. Paparan asap rokok secara pasif yang
ada pada masa kanak-kanak merupakan gabungan dari yang berbahaya dimulai dari
masa janin yang terpapar asap rokok.
Rokok dengan rendah tar atau nikotin tidak mengurangi
bahaya merokok. Bagaimanapun, berhenti dari merokok dapat sangat mengurangi
resiko kesehatan dan menghasilkan keuntungan kesehatan secara dini dan dalam
jangka waktu yang panjang. Dari perspektif kesehatan masyarakat, tembakau
secara sederhana tidak memberikan hasil yang positif. Nikotin digunakan sebagai
insektisida dan para ahli terus menerus mencari kegunaan lain dari tembakau,
seperti teknologi genetis atau mengembangkan bioma.
Resiko kesehatan pada ibu yang merokok selama
kehamilan
Ibu : keguguran spontan, kehamilan ektopik,
kerusakan mendadak pada plasenta, plasenta yang menghalangi jalan lahir, kerusakan
membran karena kurang matang, kelahiran prematur
Janin, bayi, dan
anak : bayi dengan berat badan yang
rendah, bayi lahir mati, defekasi kelahiran seperti sindrom kematian bayi
mendadak, penurunan fungsi paru-paru, efek jangka panjang pada fisik dan
mental, infeksi saluran pernapasan bagian bawah.
Kimiawi berbahaya
Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia,
60 diantaranya dikenal sebagai zat karsinogen dan beberapa diantaranya telah
dicap sebagai bahan yang mengakibatkan iritasi.
|
Asap rokok termasuk
|
Ditemukan pada
|
|
Aseton
|
Menghapus cat
|
|
Arsen
|
Racun semut
|
|
Butan
|
Pemantik bahan bakar
|
|
Cadmium
|
Baterai mobil
|
|
Karbon monoksida
|
Asap buangan mobil
|
|
DDT
|
Insektisida
|
|
Formaldehida
|
Balsem cair
|
|
Hidrogen sianida
|
Hukuman mati dengan gas
|
|
Metanol
|
Bahan bakar roket
|
|
Nicotin
|
Racun kecoa
|
|
Fenol
|
Obat pembasmi kuman pada toilet
|
|
Propilen glicol
|
Anti beku
|
|
Toluen
|
Pelarut bahan industri
|
|
Vinil klorida
|
Plastik
|
Waktu
mengambil segalanya:
Setiap rokok mengambil 7 menit kehidupan perokok
Pernyataan pribadi
“Nikotin merupakan agen yang mengakibatkan kecanduan pada rokok.”
Brown & Williamson (1983)
Kesaksian tersumpah sebelum
Kongres AS
“Saya percaya bahwa nikotin tidak bersifat candu.”
Para Direktur Utama dari tujuh perusahaan rokok yang besar pada tahun
1994.
“Efek dari mengubah kebiasaan merokok dengan rokok rendah tar
kemungkinan meningkatkan – bukan mengurangi – resiko dari merokok.”
P. Lee untuk Amerika Inggris Tembakau, 1979
Merokok berkaitan dengan tanggung jawab akan 90% dari semua kanker
paru-paru, 75% dari radang saluran pernapasan yang kronis dan emfisema, serta
25% dari kasus penyakit jantuk iskemik.
Merokok Pasif
Merokok pasif juga dikenal sebagai paparan pada perokok pihak kedua atau
perokok yang berada pada lingkungan. Perokok pasif menghirup asap dari bagian
rokok yang terbakar dan asap yang berasal dari yang telah dihembuskan oleh
perokok. Asap dari rokok merupakan komponen utama dari perokok pasif dan lebih
beracun dibanding asap yang dihembuskan oleh perokok.
Merokok pasif menyebabkan berbagai macam efek kesehatan pada non
perokok. Non perokok yang terpapar asap rokok memiliki resiko terkena kanker
paru-paru antara 20 persen dan 30 persen, serta 25 persen resiko meningkat pada
penyakit jantung. Sebagai tambahan membahayakan ibu, perokok pasif selama
kehamilan berhubungan dengan masalah kesehatan pada janin dan bayi.
Bukti-bukti yang berkembang mengenai resiko kesehatan dari perokok pasif
telah dipakai oleh banyak negara untuk melarang rokok di tempat-tempat umum.
Sementara larangan menjadi penting dan langkah-langkah yang diperlukan diambil
untuk melindungi non perokok dari asap rokok, namun mereka tidak cukup untuk
melindungi generasi muda dari bahaya yang disebabkan paparan asap rokok. Lebih
dari separuh anak-anak di dunia terpapar asap rokok, yang terbesar terjadi di
rumah. Untuk melindungi setiap hak anak untuk berkembang di lingkungan bebas
asap rokok, perokok dewasa harus dikurangi, khususnya diantara orang tua.
Area Bebas
Asap Rokok
“Ketakutan bahwa larangan merokok akan merusak kepentingan bisnis industri
rokok merupakan hal yang tidak ditemukan dimanapun.”
Bank Dunia, 2002
Tidak ada tingkatan yang aman jika paparan asap rokok sudah berada pada
lingkungan.
Larangan merokok berguna baik bagi perokok maupun non perokok. Non perokok
yang tidak terlalu terpapar asap perokok, sementara perokok mengurangi merokok
memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk berhenti merokok, dan meningkatkan
kepercayaan diri untuk berhenti merokok. Efek tersebut menjadi lebih signifikan
pada penerapan larangan yang menyeluruh dibandingkan dengan larangan yang tidak
menyeluruh. Ketika area bebas asap rokok dalam ruangan diperbolehkan, ventilasi
tidak cukup untuk menghilangkan asap rokok dan pengurangan merokok di kalangan
perokok menjadi kurang signifikan.
Larangan merokok menjadi berguna secara ekonomi bagi pegawai. Larangan
merokok relatif tidak mahal untuk diterapkan, dan dapat mengurangi potensi
terjadi kebakaran, mengurangi premi asuransi dan mengurangi ketidakhadiran
pegawai.
Dukungan semakin bertambah untuk larangan merokok di tempat-tempat umum.
Di banyak negara dengan sedikit atau bahkan tidak ada peraturan kawasan bebas
asap rokok, masyarakatnya sangat menginginkan larangan tersebut ada di daerah
mereka. Di banyak tempat dimana larangan merokok dimandatkan secara hukum,
pegawai, pelanggan dan pemilik bisnis melaporkan kepuasan dari hasil yang
dicapai.
Beban Harga dari Merokok di Tempat
Kerja
Euros 2000
Perusahaan mempunyai 10.000
pegawai dimana 3.000 diantaranya
merokok.
Setiap pegawai yang merokok menghabiskan 6 rokok per hari di tempat kerja
Rokok dihabiskan dalam waktu 5
menit
Setiap pegawai yang merokok membuang 30 menit setiap hari kerja
Setiap pegawai yang merokok menghabiskan Rp.
171.460,- per jam
Membebani perusahaan sebesar Rp. 20.579.265,- per tahun
3.000 pegawai yang merokok membebani perusahaan sebesar Rp. 61.519.500.000,- per tahun
CARTIER BALLON BLEU MENS ...
07.03.10 @ 10:06:35
oleh swiss watches
replica watches, rolex watches, ...
03.03.10 @ 15:19:49
oleh rolex
replica watches,rolex watches,breitling ...
03.03.10 @ 15:16:44
oleh rolex
TAG Heuer Men Carrera ...
05.02.10 @ 20:15:21
oleh tag heuer
breitling watches and tag ...
26.01.10 @ 14:15:08
oleh rolex
replica watches or omega ...
26.01.10 @ 14:12:37
oleh rolex
breitling watches and tag ...
26.01.10 @ 14:10:16
oleh rolex
Even though rolex it is ...
23.12.09 @ 09:30:03
oleh rolex
Waduh.........Lo ngomongin sepak bola??????.....jelase kalah ma ...
27.06.09 @ 23:29:30
oleh Ayu Sebastian
Btw kpn nie pertndinganNya??? klo Ngmongin spk ...
13.01.09 @ 12:51:16
oleh Prett